Throw back, Pendasbudi Tahap 3 di SDN 2 Bengkala

Salah satu sarana pembentukan karakter dan moral generasi bangsa adalah Pendidikan. Pendidikan merupakan sarana penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkopeten. Maka dari itu sangat penting bagi suatu Negara untuk memberikan pendidikan yang berkualitas dan bermutu kepada warga negaranya. Sekolah merupakan salah satu wahana mewujudkan pendidikan. Selain belajar tentang pengetahuan umum, pendidikan di sekolah juga turut membentuk karakter siswa. Maka dari itu, proses belajar pembelajaran dituntut untuk mampu membuat siswa tertarik belajar dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan tanpa menggusur nilai dan pola dan inti pembelajaran itu sendiri.  Pendasbudi secara kontinu melaksanakan dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan berbasis karakter untuk generasi genearsi daun muda penerus bangsa hingga akhirnya sudah menempuh pada kegiatan ketiga yaitu pada bulan Agustus 2018 dengan mengangkat tema kegiatan Nasionalis.

            Adapun beberapa hal dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh kakak-kakak tim dari Bali Edukasi adalah dimulai dari pemberian senam pagi Gemu Fa Mire seluruh siswa, perangkat sekolah, dan tim Bali Edukasi melaksanakan senam tersebut yang dimana tujuannya adalah mengajak siswa dan perangkat sekolah untuk bergerak dan berolahraga pagi sebelum melaksanakan kegiatan, disamping itu melakukan pemanasan di pagi hari juga akan meningkatkan mood siswa untuk melaksanakan kegiatan selanjutnya. Selain melaksanakan senam Gemu Fa Mire, Siswa juga diajak untuk melakukan kegiatan bernyanyi dan bermain dengan dengan membentuk lingkaran. Siswa-siswa merasa sangat senang dan antusias dalam berkegiatan.

            Dilanjutkan setelah instruksi dari MC, siswa diajak untuk kembali ke kelas masing-masing yang dibantu oleh instruktur dari kakak-kakak Bali Edukasi. Untuk kelas 1 dan 2 sendiri dibantu oleh kak Ranny dan Kak Kris, adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah mereka diajak untuk menyanyikan beberapa lagu kebangsaan Indionesia seperti Indonesia Raya, Pancasila, dan Ibu Kita Kartini. Anak-anak sangat senang dan penuh semangat menyanyikan lagu kebangsaan Indonseia dan mereka juga diajarkan mengenai makna yang tersurat didalam lagu tersebut mengenai perjuangan nasional Indoensia. Selain belajar sambil bernyanyi mereka juga diajarkan bebrapa nilai karakter yang lain agar kelak hal tersebut bisa berguna bagi diri mereka sendiri dan kelak dapat ditularkan di dalam lingkungan sekitar mereka. Selanjutnya Kelas 3 dan 4 didampingi oleh kak Abdi dan kak Ratih. Kegiatan yang diberikan oleh kakak-kakak di kelas ini cukup kreatif dan menyenangkan karena siswa diajak untuk bermain game: Simon Says dan hal ini terlihat dari antusias anak-anak untuk bermain dan belajar bersama kakak-kakak dari Bali Edukasi dan luput juga mereka diajarkan mengenai pengembangan rasa nasionalis dengan menghapalkan lambing-lambang pancasila beserta dengan maknanya. Dan di kelas terkahir, pada kelas 5 dan 6 didampingi oleh kak Wahyu dan kak Alit dengan berkegiatan menganalysis video inspirasi dan dilanjutkan dengan siswa-siswa kelas 5 dan 6 menulis hobi dan cita-cita mereka (time to express yourself) sehingga melalui kegiatan ini mereka akan dapat menyimpulkan apa keinginan mereka kelak nanti dan dapat mengkspresikannya dengan baik. Dan diakhir kegiatan siswa diajak untuk melakukan role play oleh kakak pendamping kelas mereka, sesuai dengan namamya pembelajaran menyenangkan yang harus mengikutsertakan siswa untuk berpartisipasi aktif belajar.

           Dan sampai akhirnya di kegiatan akhir, kakak2 Bali Edukasi mengumpulkan seluruh kelas menanyakan kembali mengenai kegiatan yang telah diajarkan. Mereka pun kembali untuk bernyanyi bersama, bercerita tentang lambang Negara, dan cita-cita mereka di depan teman-teman yang lain. Dan sampai di ujung acara kami Tim Bali Edukasi berpamitan kepada siswa-siswa disana dan melanjutkan kegiatan di Pendasbudi 4. (Mandala)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *